• Cougar

    puslitdesbangda

    Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah (PUSLITDESBANGDA)

  • Lions

    puslitdesbangda

    Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah (PUSLITDESBANGDA)

  • Snowalker

    puslitdesbangda

    Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah (PUSLITDESBANGDA)

  • Howling

    puslitdesbangda

    Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah (PUSLITDESBANGDA)

  • Sunbathing

    puslitdesbangda

    Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah (PUSLITDESBANGDA)

Bintek Akuntansi Akrual di Lingkungan Pemkab Grobogan

Puslitdesbangda LPPM UNS kembali menyelenggarakan Bimbingan Teknis Akuntansi Akrual bagi Seluruh SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Grobogan. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari, yakni mulai tanggal 22 s.d 23 Mei 2015 bertempat di Gedung Pusdiklat UNS Surakarta ini terselenggara berkat kerjasama antara Puslitdesbangda LPPM UNS dengan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Grobogan.

Adapun yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini antara lain: (1) Muhtar, S.Pd, M.Si - Staf Ahli Rektor UNS Bidang Keuangan dan Manajemen dengan mengusung tema “Strategi Penatausahaan Keuangan Daerah yang Berbasis Akrual agar Mendapatkan Status WTP (Wajar Tanpa Pengecualian)”; (2) Imamuddin, SE, M.Ak - Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah dengan mengangkat tema “Permasalahan dan Kendala SIMDA Keuangan Daerah Berbasis Akrual”; (3) Mariana Dyah SavitriKasubdit Investasi dan Kapasitas Keuangan Daerah Kementerian Keuangan RI dengan tema “Kebijakan HKPD dan Implementasi Akuntansi Keuangan Daerah Berbasis Akrual: Suatu Langkah untuk Meningkatkan Pengelolaan Keuangan Daerah”; dan (4) Dr. Ir. Mohammad Sumarsono, M.Si - Kepala DPPKAD Kabupaten Grobogan dengan tema “Evaluasi Pelaksanaan Penyusunan Laporan Keuangan SKPD/Daerah Tahun 2014″.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan terutama bagi pengelola keuangan di SKPD dapat menyelesaikan dan menyusun laporan keuangan dengan benar dan sesuai dengan waktu yang ditentukan agar ketika ada review Inspektorat tidak lagi ditemukan adanya laporan keuangan yang belum selesai ataupun belum disusun/dijilid dengan baik (-Desi-).