{"id":1102,"date":"2024-04-08T17:53:44","date_gmt":"2024-04-08T17:53:44","guid":{"rendered":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102"},"modified":"2024-04-08T18:06:50","modified_gmt":"2024-04-08T18:06:50","slug":"workshop-forum-tekstil-berkelanjutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102","title":{"rendered":"WORKSHOP FORUM TEKSTIL BERKELANJUTAN"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"960\" height=\"960\" src=\"http:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/IMG_20240407_031644_558.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1103\" style=\"width:874px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/IMG_20240407_031644_558.jpg 960w, https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/IMG_20240407_031644_558-300x300.jpg 300w, https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/IMG_20240407_031644_558-150x150.jpg 150w, https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/IMG_20240407_031644_558-768x768.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 960px) 100vw, 960px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah (PUSLITDESBANGDA) LPPM UNS menyelenggarakan workshop forum tekstil berkelanjutan. Bekerjasama dengan Perserikatan BUMDesa Indonesia dan organisasi Solidaridad Indonesia, puslitdesbangda merumuskan kebutuhan penguatan dan pendampingan kluster desa tekstil di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Bertempat di Ruang Sidang LPPM Universitas Sebelas Maret, workshop menghadirkan Narasumber dari Akademi\/Pakar di bidang industri tekstil batik dari fakultas seni rupa dan desain Bapak Darwoto, S.Sn, M.Sn. serta perwakilan dari Bank Negara Indonesia (BNI). Di akhir diskusi dirumuskan beberapa poin rekomendasi yaitu: (1) penguatan dan pendampingan tidak hanya sebatas pada modal sosial, ekonomi dan budaya, tetapi juga harus bergeser pada modal simbolis. Dimana modal simbolis lebih adaptif terhadap perubahan-perubahan, seperti: penguatan teknologi dan digital marketing. Sementara penguatan aspek non produksi diarahkan pada penguatan digitalisasi skill para penggiat batik, seperti : konten kreator dll. (2) penguatan dan pendampingan desa harus berbasis kolaborasi pentahelix, yang melibatkan unsur masyarakat, swasta, pemerintah dan pakar\/akademisi. (3) penguatan dan pendampingan desa tekstil perlu didukung oleh kebijakan Pemerintah yang mendukung pengembangan desa tekstil yang berkelanjutan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah (PUSLITDESBANGDA) LPPM UNS menyelenggarakan workshop forum tekstil berkelanjutan. Bekerjasama dengan Perserikatan BUMDesa Indonesia dan organisasi Solidaridad Indonesia, puslitdesbangda merumuskan kebutuhan penguatan dan pendampingan kluster desa tekstil di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Bertempat di Ruang Sidang LPPM Universitas Sebelas Maret, workshop menghadirkan Narasumber dari Akademi\/Pakar di bidang industri tekstil batik dari fakultas seni rupa dan desain Bapak Darwoto, S.Sn, M.Sn. serta perwakilan dari Bank Negara Indonesia (BNI). Di akhir diskusi dirumuskan beberapa poin rekomendasi yaitu: (1) penguatan dan pendampingan tidak hanya sebatas pada modal sosial, ekonomi dan budaya, tetapi juga harus bergeser pada modal simbolis. Dimana modal simbolis lebih adaptif terhadap perubahan-perubahan, seperti: penguatan teknologi dan digital marketing. Sementara penguatan aspek non produksi diarahkan pada penguatan digitalisasi skill para penggiat batik, seperti : konten kreator dll. (2) penguatan dan pendampingan desa harus berbasis kolaborasi pentahelix, yang melibatkan unsur masyarakat, swasta, pemerintah dan pakar\/akademisi. (3) penguatan dan pendampingan desa tekstil perlu didukung oleh kebijakan Pemerintah yang mendukung pengembangan desa tekstil yang berkelanjutan.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[39,37],"tags":[],"class_list":["post-1102","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-pelatihanseminarlokakaryaworkshop-id","category-uncategorized-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>WORKSHOP FORUM TEKSTIL BERKELANJUTAN - Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah %<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah menyelenggarakan workshop forum tekstil berkelanjutan. Bekerjasama dengan Perserikatan BUMDesa Indonesia dan organisasi Solidaridad Indonesia, puslitdesbangda merumuskan kebutuhan penguatan dan pendampingan kluster desa tekstil di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Bertempat di Ruang Sidang LPPM Universitas Sebelas Maret, workshop menghadirkan Narasumber dari Akademi\/Pakar di bidang industri tekstil batik dari fakultas seni rupa dan desain Bapak Darwoto, S.Sn, M.Sn. serta perwakilan dari Bank Negara Indonesia (BNI). Di akhir diskusi dirumuskan beberapa poin rekomendasi yaitu: (1) penguatan dan pendampingan tidak hanya sebatas pada modal sosial, ekonomi dan budaya, tetapi juga harus bergeser pada modal simbolis. Dimana modal simbolis lebih adaptif terhadap perubahan-perubahan, seperti: penguatan teknologi dan digital marketing. Sementara penguatan aspek non produksi diarahkan pada penguatan digitalisasi skill para penggiat batik, seperti : konten kreator dll. (2) penguatan dan pendampingan desa harus berbasis kolaborasi pentahelix, yang melibatkan unsur masyarakat, swasta, pemerintah dan pakar\/akademisi. (3) penguatan dan pendampingan desa tekstil perlu didukung oleh kebijakan Pemerintah yang mendukung pengembangan desa tekstil yang berkelanjutan. Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"WORKSHOP FORUM TEKSTIL BERKELANJUTAN - Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah %\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah menyelenggarakan workshop forum tekstil berkelanjutan. Bekerjasama dengan Perserikatan BUMDesa Indonesia dan organisasi Solidaridad Indonesia, puslitdesbangda merumuskan kebutuhan penguatan dan pendampingan kluster desa tekstil di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Bertempat di Ruang Sidang LPPM Universitas Sebelas Maret, workshop menghadirkan Narasumber dari Akademi\/Pakar di bidang industri tekstil batik dari fakultas seni rupa dan desain Bapak Darwoto, S.Sn, M.Sn. serta perwakilan dari Bank Negara Indonesia (BNI). Di akhir diskusi dirumuskan beberapa poin rekomendasi yaitu: (1) penguatan dan pendampingan tidak hanya sebatas pada modal sosial, ekonomi dan budaya, tetapi juga harus bergeser pada modal simbolis. Dimana modal simbolis lebih adaptif terhadap perubahan-perubahan, seperti: penguatan teknologi dan digital marketing. Sementara penguatan aspek non produksi diarahkan pada penguatan digitalisasi skill para penggiat batik, seperti : konten kreator dll. (2) penguatan dan pendampingan desa harus berbasis kolaborasi pentahelix, yang melibatkan unsur masyarakat, swasta, pemerintah dan pakar\/akademisi. (3) penguatan dan pendampingan desa tekstil perlu didukung oleh kebijakan Pemerintah yang mendukung pengembangan desa tekstil yang berkelanjutan. Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-04-08T17:53:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-04-08T18:06:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/IMG_20240407_031644_558.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"puslitdesbangda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"puslitdesbangda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=1102#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=1102\"},\"author\":{\"name\":\"puslitdesbangda\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/6294152fc0fc36c2a72ccbeefdee2ae2\"},\"headline\":\"WORKSHOP FORUM TEKSTIL BERKELANJUTAN\",\"datePublished\":\"2024-04-08T17:53:44+00:00\",\"dateModified\":\"2024-04-08T18:06:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=1102\"},\"wordCount\":170,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=1102#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/04\\\/IMG_20240407_031644_558.jpg\",\"articleSection\":[\"Pelatihan\\\/Seminar\\\/Lokakarya\\\/Workshop\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=1102#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=1102\",\"url\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=1102\",\"name\":\"WORKSHOP FORUM TEKSTIL BERKELANJUTAN - Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah %\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=1102#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=1102#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/04\\\/IMG_20240407_031644_558.jpg\",\"datePublished\":\"2024-04-08T17:53:44+00:00\",\"dateModified\":\"2024-04-08T18:06:50+00:00\",\"description\":\"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah menyelenggarakan workshop forum tekstil berkelanjutan. Bekerjasama dengan Perserikatan BUMDesa Indonesia dan organisasi Solidaridad Indonesia, puslitdesbangda merumuskan kebutuhan penguatan dan pendampingan kluster desa tekstil di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Bertempat di Ruang Sidang LPPM Universitas Sebelas Maret, workshop menghadirkan Narasumber dari Akademi\\\/Pakar di bidang industri tekstil batik dari fakultas seni rupa dan desain Bapak Darwoto, S.Sn, M.Sn. serta perwakilan dari Bank Negara Indonesia (BNI). Di akhir diskusi dirumuskan beberapa poin rekomendasi yaitu: (1) penguatan dan pendampingan tidak hanya sebatas pada modal sosial, ekonomi dan budaya, tetapi juga harus bergeser pada modal simbolis. Dimana modal simbolis lebih adaptif terhadap perubahan-perubahan, seperti: penguatan teknologi dan digital marketing. Sementara penguatan aspek non produksi diarahkan pada penguatan digitalisasi skill para penggiat batik, seperti : konten kreator dll. (2) penguatan dan pendampingan desa harus berbasis kolaborasi pentahelix, yang melibatkan unsur masyarakat, swasta, pemerintah dan pakar\\\/akademisi. (3) penguatan dan pendampingan desa tekstil perlu didukung oleh kebijakan Pemerintah yang mendukung pengembangan desa tekstil yang berkelanjutan. Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=1102#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=1102\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=1102#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/04\\\/IMG_20240407_031644_558.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/04\\\/IMG_20240407_031644_558.jpg\",\"width\":960,\"height\":960},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=1102#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"WORKSHOP FORUM TEKSTIL BERKELANJUTAN\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/\",\"name\":\"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah\",\"url\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/WhatsApp_Image_2023-07-07_at_13.44.26__1_-removebg-preview-1-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/WhatsApp_Image_2023-07-07_at_13.44.26__1_-removebg-preview-1-1.png\",\"width\":449,\"height\":256,\"caption\":\"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/6294152fc0fc36c2a72ccbeefdee2ae2\",\"name\":\"puslitdesbangda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9769582fc105dd566e077f65e4e3563cc661bff0644b2f244755e6a694b7fde5?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9769582fc105dd566e077f65e4e3563cc661bff0644b2f244755e6a694b7fde5?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9769582fc105dd566e077f65e4e3563cc661bff0644b2f244755e6a694b7fde5?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"puslitdesbangda\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"WORKSHOP FORUM TEKSTIL BERKELANJUTAN - Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah %","description":"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah menyelenggarakan workshop forum tekstil berkelanjutan. Bekerjasama dengan Perserikatan BUMDesa Indonesia dan organisasi Solidaridad Indonesia, puslitdesbangda merumuskan kebutuhan penguatan dan pendampingan kluster desa tekstil di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Bertempat di Ruang Sidang LPPM Universitas Sebelas Maret, workshop menghadirkan Narasumber dari Akademi\/Pakar di bidang industri tekstil batik dari fakultas seni rupa dan desain Bapak Darwoto, S.Sn, M.Sn. serta perwakilan dari Bank Negara Indonesia (BNI). Di akhir diskusi dirumuskan beberapa poin rekomendasi yaitu: (1) penguatan dan pendampingan tidak hanya sebatas pada modal sosial, ekonomi dan budaya, tetapi juga harus bergeser pada modal simbolis. Dimana modal simbolis lebih adaptif terhadap perubahan-perubahan, seperti: penguatan teknologi dan digital marketing. Sementara penguatan aspek non produksi diarahkan pada penguatan digitalisasi skill para penggiat batik, seperti : konten kreator dll. (2) penguatan dan pendampingan desa harus berbasis kolaborasi pentahelix, yang melibatkan unsur masyarakat, swasta, pemerintah dan pakar\/akademisi. (3) penguatan dan pendampingan desa tekstil perlu didukung oleh kebijakan Pemerintah yang mendukung pengembangan desa tekstil yang berkelanjutan. Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"WORKSHOP FORUM TEKSTIL BERKELANJUTAN - Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah %","og_description":"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah menyelenggarakan workshop forum tekstil berkelanjutan. Bekerjasama dengan Perserikatan BUMDesa Indonesia dan organisasi Solidaridad Indonesia, puslitdesbangda merumuskan kebutuhan penguatan dan pendampingan kluster desa tekstil di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Bertempat di Ruang Sidang LPPM Universitas Sebelas Maret, workshop menghadirkan Narasumber dari Akademi\/Pakar di bidang industri tekstil batik dari fakultas seni rupa dan desain Bapak Darwoto, S.Sn, M.Sn. serta perwakilan dari Bank Negara Indonesia (BNI). Di akhir diskusi dirumuskan beberapa poin rekomendasi yaitu: (1) penguatan dan pendampingan tidak hanya sebatas pada modal sosial, ekonomi dan budaya, tetapi juga harus bergeser pada modal simbolis. Dimana modal simbolis lebih adaptif terhadap perubahan-perubahan, seperti: penguatan teknologi dan digital marketing. Sementara penguatan aspek non produksi diarahkan pada penguatan digitalisasi skill para penggiat batik, seperti : konten kreator dll. (2) penguatan dan pendampingan desa harus berbasis kolaborasi pentahelix, yang melibatkan unsur masyarakat, swasta, pemerintah dan pakar\/akademisi. (3) penguatan dan pendampingan desa tekstil perlu didukung oleh kebijakan Pemerintah yang mendukung pengembangan desa tekstil yang berkelanjutan. Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah","og_url":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102","og_site_name":"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah","article_published_time":"2024-04-08T17:53:44+00:00","article_modified_time":"2024-04-08T18:06:50+00:00","og_image":[{"url":"http:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/IMG_20240407_031644_558.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"puslitdesbangda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"puslitdesbangda","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102"},"author":{"name":"puslitdesbangda","@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/#\/schema\/person\/6294152fc0fc36c2a72ccbeefdee2ae2"},"headline":"WORKSHOP FORUM TEKSTIL BERKELANJUTAN","datePublished":"2024-04-08T17:53:44+00:00","dateModified":"2024-04-08T18:06:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102"},"wordCount":170,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/IMG_20240407_031644_558.jpg","articleSection":["Pelatihan\/Seminar\/Lokakarya\/Workshop"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102","url":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102","name":"WORKSHOP FORUM TEKSTIL BERKELANJUTAN - Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah %","isPartOf":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/IMG_20240407_031644_558.jpg","datePublished":"2024-04-08T17:53:44+00:00","dateModified":"2024-04-08T18:06:50+00:00","description":"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah menyelenggarakan workshop forum tekstil berkelanjutan. Bekerjasama dengan Perserikatan BUMDesa Indonesia dan organisasi Solidaridad Indonesia, puslitdesbangda merumuskan kebutuhan penguatan dan pendampingan kluster desa tekstil di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Bertempat di Ruang Sidang LPPM Universitas Sebelas Maret, workshop menghadirkan Narasumber dari Akademi\/Pakar di bidang industri tekstil batik dari fakultas seni rupa dan desain Bapak Darwoto, S.Sn, M.Sn. serta perwakilan dari Bank Negara Indonesia (BNI). Di akhir diskusi dirumuskan beberapa poin rekomendasi yaitu: (1) penguatan dan pendampingan tidak hanya sebatas pada modal sosial, ekonomi dan budaya, tetapi juga harus bergeser pada modal simbolis. Dimana modal simbolis lebih adaptif terhadap perubahan-perubahan, seperti: penguatan teknologi dan digital marketing. Sementara penguatan aspek non produksi diarahkan pada penguatan digitalisasi skill para penggiat batik, seperti : konten kreator dll. (2) penguatan dan pendampingan desa harus berbasis kolaborasi pentahelix, yang melibatkan unsur masyarakat, swasta, pemerintah dan pakar\/akademisi. (3) penguatan dan pendampingan desa tekstil perlu didukung oleh kebijakan Pemerintah yang mendukung pengembangan desa tekstil yang berkelanjutan. Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102#primaryimage","url":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/IMG_20240407_031644_558.jpg","contentUrl":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/IMG_20240407_031644_558.jpg","width":960,"height":960},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=1102#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"WORKSHOP FORUM TEKSTIL BERKELANJUTAN"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/#website","url":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/","name":"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/#organization","name":"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah","url":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp_Image_2023-07-07_at_13.44.26__1_-removebg-preview-1-1.png","contentUrl":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp_Image_2023-07-07_at_13.44.26__1_-removebg-preview-1-1.png","width":449,"height":256,"caption":"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah"},"image":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/#\/schema\/person\/6294152fc0fc36c2a72ccbeefdee2ae2","name":"puslitdesbangda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9769582fc105dd566e077f65e4e3563cc661bff0644b2f244755e6a694b7fde5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9769582fc105dd566e077f65e4e3563cc661bff0644b2f244755e6a694b7fde5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9769582fc105dd566e077f65e4e3563cc661bff0644b2f244755e6a694b7fde5?s=96&d=mm&r=g","caption":"puslitdesbangda"},"sameAs":["http:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id"],"url":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?author=1"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1102","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1102"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1102\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1109,"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1102\/revisions\/1109"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1102"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1102"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1102"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}