{"id":614,"date":"2016-11-16T04:09:39","date_gmt":"2016-11-16T04:09:39","guid":{"rendered":"http:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=614"},"modified":"2016-11-16T04:09:39","modified_gmt":"2016-11-16T04:09:39","slug":"penguatan-ketahanan-pangan-nasional-melalui-optimalisasi-budidaya-padi-di-lahan-pesisir-dengan-metode-sri-jejer-kalenan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=614","title":{"rendered":"Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Melalui Optimalisasi Budidaya Padi di Lahan Pesisir dengan Metode SRI &#8220;Jejer Kalenan&#8221;"},"content":{"rendered":"<table border=\"0\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"154\" valign=\"top\">\n<p style=\"text-align: center\"><a href=\"http:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/whatsapp-image-2016-11-17-at-155218.jpeg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-688\" src=\"http:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/whatsapp-image-2016-11-17-at-155218-300x225.jpg\" alt=\"whatsapp-image-2016-11-17-at-155218\" width=\"168\" height=\"126\" \/><\/a><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"154\" valign=\"top\">\n<p style=\"text-align: center\"><a href=\"http:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/whatsapp-image-2016-11-17-at-0124123.jpeg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-695\" src=\"http:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/whatsapp-image-2016-11-17-at-0124123-168x300.jpg\" alt=\"whatsapp-image-2016-11-17-at-0124123\" width=\"101\" height=\"180\" \/><\/a><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"154\" valign=\"top\">\n<p style=\"text-align: center\"><a href=\"http:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/whatsapp-image-2016-11-17-at-1547581.jpeg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-692\" src=\"http:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/whatsapp-image-2016-11-17-at-1547581-300x225.jpg\" alt=\"whatsapp-image-2016-11-17-at-1547581\" width=\"168\" height=\"126\" \/><\/a><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"154\" valign=\"top\"><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table border=\"0\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"130\" valign=\"top\">Ketua<\/td>\n<td width=\"19\" valign=\"top\">:<\/td>\n<td width=\"369\" valign=\"top\">Dr. Ir. Minar Ferichani, MP<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"130\" valign=\"top\">Skim<\/td>\n<td width=\"19\" valign=\"top\">:<\/td>\n<td width=\"369\" valign=\"top\">Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi (PUPT) Tahun ke-2<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"130\" valign=\"top\">Sumber   Dana<\/td>\n<td width=\"19\" valign=\"top\">:<\/td>\n<td width=\"369\" valign=\"top\">DIKTI<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"130\" valign=\"top\">Lama   Penelitian<\/td>\n<td width=\"19\" valign=\"top\">:<\/td>\n<td width=\"369\" valign=\"top\">3 Tahun<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><strong>ABSTRAK<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Peningkatan ketahanan pangan padi melalui optimalisasi potensi sumberdaya di kawasan pesisir merupakan strategi yang menjunjung tinggi karakter Indonesia sebagai negara kepulauan. Potensi ekologis dan demografis di wilayah pesisir di antaranya adalah <em>hinterland of mangrove forests<\/em>. Melalui modifikasi metode <em>System of Rice Intensification<\/em> (SRI) menjadi SRI <em>jejer kalenan <\/em>merupakan program tahun I yang dilaksanakan di <em>hinterland <\/em>Hutan Mangrove Laguna Segara Anakan, Kabupaten Cilacap, Fokus utama penelitian di tahun I adalah adaptasi SRI <em>jejer kalenan<\/em> di lahan tadah hujan (<em>rain-fed<\/em>) dataran rendah di <em>hinterland <\/em>hutan mangrove dengan tambahan percobaan (<em>trial<\/em>) di lahan tergenang air asin sebagai persiapan program tahun II.\u00a0 Hasil metode SRI yang pernah dilakukan ketua peneliti di dataran rendah Kabupaten Bantul menunjukkan R\/C ratio sebesar 4,8; sementara metode konvensional sbesar 3,16.\u00a0 Pengembangan metode SRI dengan memperkenalkan inovasi berupa SRI <em>jejer kalenan<\/em> memiliki potensi untuk pengembangan penelitian lebih lanjut agar diperoleh hasil yang mantap dengan tujuan jangka panjang untuk mengoptimalisasi potensi lahan pesisir guna mendukung dan mencapai ketahanan dan keamanan pangan lokal dan juga nasional.\u00a0 Tujuan khusus penelitian terapan ini adalah meningkatkan ketahanan pangan lokal di <em>hinterland <\/em>hutan mangrove melalui budidaya padi dengan metode SRI <em>jejer kalenan<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Penelitian tahun II tidak hanya berfokus di lahan tadah hujan dataran rendah <em>hinterland <\/em>Hutan Mangrove Laguna Segara Anakan, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, namun juga berfokus di\u00a0 lahan tergenang pasang surut air asin dan lahan tadah hujan di lereng perbukitan Nusakambangan. Metode dasar dalam penelitian tahun II adalah <em>action research <\/em>yang berfungsi untuk melihat secara nyata efektifitas dan potensi penerapan suatu inovasi di lapangan. Penelitian melibatkan petani-petani lokal yang tergabung dalam Kelompok Tani Sidomuncul, Kelompok Tani Gragalan Mataram dan juga mitra pemberdaya dan industri dari Lembaga Joglo Minar Tani, Yogyakarta.\u00a0 Metode analisis menggunakan metode komparasi untuk melihat komparasi pengembangan metode SRI <em>jejer kalenan<\/em> dan konvensional (kontrol). Untuk mendukung kelancaran penelitian dan difusi jangka panjang dan lebih luas lagi pascaprogram, penelitian didukung beberapa kegiatan seperti pengadaan sarana pengairan, perbaikan agroekosistem, Sekolah Lapangan, <em>Focus Group Discussion<\/em>, dan uji laboratorium. Metode komparasi pada tahun II meliputi analisis ekonomi dan fisiologi tanaman padi (jumlah anakan dan jumlah biji padi per rumpun), sedangkan terkait dengan pengembangan metode SRI <em>jejer kalenan<\/em>, analisis juga meliputi analisis sosial yang meliputi pengetahuan, adopsi, dan motivasi. \u00a0Alat analisis yang digunakan meliputi regresi linier berganda, chi square, skala likert, dan uji proporsi. Analisis ekonomi meliputi pengukuran terhadap biaya, penerimaan, pendapatan, efisiensi produksi, dan R\/C rasio.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kata kunci: <em>System of Rice Intensification<\/em>, <em>hinterland<\/em>,\u00a0 R\/C rasio, adopsi, motivasi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketua : Dr. Ir. Minar Ferichani, MP Skim : Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi (PUPT) Tahun ke-2 Sumber Dana : DIKTI Lama Penelitian : 3 Tahun ABSTRAK Peningkatan ketahanan pangan padi melalui optimalisasi potensi sumberdaya di kawasan pesisir merupakan strategi yang menjunjung tinggi karakter Indonesia sebagai negara kepulauan. Potensi ekologis dan demografis di wilayah pesisir di antaranya adalah hinterland of mangrove forests. Melalui modifikasi metode System of Rice Intensification (SRI) menjadi SRI jejer kalenan merupakan program tahun I yang dilaksanakan di hinterland Hutan Mangrove Laguna Segara Anakan, Kabupaten Cilacap, Fokus utama penelitian di tahun I adalah adaptasi SRI jejer kalenan di lahan tadah hujan (rain-fed) dataran rendah di hinterland hutan mangrove dengan tambahan percobaan (trial) di lahan tergenang air asin sebagai persiapan program tahun II.\u00a0 Hasil metode SRI yang pernah dilakukan ketua peneliti di dataran rendah Kabupaten Bantul menunjukkan R\/C ratio sebesar 4,8; sementara metode konvensional sbesar 3,16.\u00a0 Pengembangan metode SRI dengan memperkenalkan inovasi berupa SRI jejer kalenan memiliki potensi untuk pengembangan penelitian lebih lanjut agar diperoleh hasil yang mantap dengan tujuan jangka panjang untuk mengoptimalisasi potensi lahan pesisir guna mendukung dan mencapai ketahanan dan keamanan pangan lokal dan juga nasional.\u00a0 Tujuan khusus penelitian terapan ini adalah meningkatkan ketahanan pangan lokal di hinterland hutan mangrove melalui budidaya padi dengan metode SRI jejer kalenan. Penelitian tahun II tidak hanya berfokus di lahan tadah hujan dataran rendah hinterland Hutan Mangrove Laguna Segara Anakan, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, namun juga berfokus di\u00a0 lahan tergenang pasang surut air asin dan lahan tadah hujan di lereng perbukitan Nusakambangan. Metode dasar dalam penelitian tahun II adalah action research yang berfungsi untuk melihat secara nyata efektifitas dan potensi penerapan suatu inovasi di lapangan. Penelitian melibatkan petani-petani lokal yang tergabung dalam Kelompok Tani Sidomuncul, Kelompok Tani Gragalan Mataram dan juga mitra pemberdaya dan industri dari Lembaga Joglo Minar Tani, Yogyakarta.\u00a0 Metode analisis menggunakan metode komparasi untuk melihat komparasi pengembangan metode SRI jejer kalenan dan konvensional (kontrol). Untuk mendukung kelancaran penelitian dan difusi jangka panjang dan lebih luas lagi pascaprogram, penelitian didukung beberapa kegiatan seperti pengadaan sarana pengairan, perbaikan agroekosistem, Sekolah Lapangan, Focus Group Discussion, dan uji laboratorium. Metode komparasi pada tahun II meliputi analisis ekonomi dan fisiologi tanaman padi (jumlah anakan dan jumlah biji padi per rumpun), sedangkan terkait dengan pengembangan metode SRI jejer kalenan, analisis juga meliputi analisis sosial yang meliputi pengetahuan, adopsi, dan motivasi. \u00a0Alat analisis yang digunakan meliputi regresi linier berganda, chi square, skala likert, dan uji proporsi. Analisis ekonomi meliputi pengukuran terhadap biaya, penerimaan, pendapatan, efisiensi produksi, dan R\/C rasio. Kata kunci: System of Rice Intensification, hinterland,\u00a0 R\/C rasio, adopsi, motivasi<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-614","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-penelitianpengabdian-masyarakat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Melalui Optimalisasi Budidaya Padi di Lahan Pesisir dengan Metode SRI &quot;Jejer Kalenan&quot; - Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=614\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Melalui Optimalisasi Budidaya Padi di Lahan Pesisir dengan Metode SRI &quot;Jejer Kalenan&quot; - Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketua : Dr. Ir. Minar Ferichani, MP Skim : Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi (PUPT) Tahun ke-2 Sumber Dana : DIKTI Lama Penelitian : 3 Tahun ABSTRAK Peningkatan ketahanan pangan padi melalui optimalisasi potensi sumberdaya di kawasan pesisir merupakan strategi yang menjunjung tinggi karakter Indonesia sebagai negara kepulauan. Potensi ekologis dan demografis di wilayah pesisir di antaranya adalah hinterland of mangrove forests. Melalui modifikasi metode System of Rice Intensification (SRI) menjadi SRI jejer kalenan merupakan program tahun I yang dilaksanakan di hinterland Hutan Mangrove Laguna Segara Anakan, Kabupaten Cilacap, Fokus utama penelitian di tahun I adalah adaptasi SRI jejer kalenan di lahan tadah hujan (rain-fed) dataran rendah di hinterland hutan mangrove dengan tambahan percobaan (trial) di lahan tergenang air asin sebagai persiapan program tahun II.\u00a0 Hasil metode SRI yang pernah dilakukan ketua peneliti di dataran rendah Kabupaten Bantul menunjukkan R\/C ratio sebesar 4,8; sementara metode konvensional sbesar 3,16.\u00a0 Pengembangan metode SRI dengan memperkenalkan inovasi berupa SRI jejer kalenan memiliki potensi untuk pengembangan penelitian lebih lanjut agar diperoleh hasil yang mantap dengan tujuan jangka panjang untuk mengoptimalisasi potensi lahan pesisir guna mendukung dan mencapai ketahanan dan keamanan pangan lokal dan juga nasional.\u00a0 Tujuan khusus penelitian terapan ini adalah meningkatkan ketahanan pangan lokal di hinterland hutan mangrove melalui budidaya padi dengan metode SRI jejer kalenan. Penelitian tahun II tidak hanya berfokus di lahan tadah hujan dataran rendah hinterland Hutan Mangrove Laguna Segara Anakan, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, namun juga berfokus di\u00a0 lahan tergenang pasang surut air asin dan lahan tadah hujan di lereng perbukitan Nusakambangan. Metode dasar dalam penelitian tahun II adalah action research yang berfungsi untuk melihat secara nyata efektifitas dan potensi penerapan suatu inovasi di lapangan. Penelitian melibatkan petani-petani lokal yang tergabung dalam Kelompok Tani Sidomuncul, Kelompok Tani Gragalan Mataram dan juga mitra pemberdaya dan industri dari Lembaga Joglo Minar Tani, Yogyakarta.\u00a0 Metode analisis menggunakan metode komparasi untuk melihat komparasi pengembangan metode SRI jejer kalenan dan konvensional (kontrol). Untuk mendukung kelancaran penelitian dan difusi jangka panjang dan lebih luas lagi pascaprogram, penelitian didukung beberapa kegiatan seperti pengadaan sarana pengairan, perbaikan agroekosistem, Sekolah Lapangan, Focus Group Discussion, dan uji laboratorium. Metode komparasi pada tahun II meliputi analisis ekonomi dan fisiologi tanaman padi (jumlah anakan dan jumlah biji padi per rumpun), sedangkan terkait dengan pengembangan metode SRI jejer kalenan, analisis juga meliputi analisis sosial yang meliputi pengetahuan, adopsi, dan motivasi. \u00a0Alat analisis yang digunakan meliputi regresi linier berganda, chi square, skala likert, dan uji proporsi. Analisis ekonomi meliputi pengukuran terhadap biaya, penerimaan, pendapatan, efisiensi produksi, dan R\/C rasio. Kata kunci: System of Rice Intensification, hinterland,\u00a0 R\/C rasio, adopsi, motivasi\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=614\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-11-16T04:09:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/whatsapp-image-2016-11-17-at-155218-300x225.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"puslitdesbangda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"puslitdesbangda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=614#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=614\"},\"author\":{\"name\":\"puslitdesbangda\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/6294152fc0fc36c2a72ccbeefdee2ae2\"},\"headline\":\"Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Melalui Optimalisasi Budidaya Padi di Lahan Pesisir dengan Metode SRI &#8220;Jejer Kalenan&#8221;\",\"datePublished\":\"2016-11-16T04:09:39+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=614\"},\"wordCount\":439,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=614#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/11\\\/whatsapp-image-2016-11-17-at-155218-300x225.jpg\",\"articleSection\":[\"Penelitian\\\/Pengabdian Masyarakat\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=614\",\"url\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=614\",\"name\":\"Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Melalui Optimalisasi Budidaya Padi di Lahan Pesisir dengan Metode SRI \\\"Jejer Kalenan\\\" - Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=614#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=614#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/11\\\/whatsapp-image-2016-11-17-at-155218-300x225.jpg\",\"datePublished\":\"2016-11-16T04:09:39+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=614#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=614\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=614#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/11\\\/whatsapp-image-2016-11-17-at-155218.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/11\\\/whatsapp-image-2016-11-17-at-155218.jpeg\",\"width\":1600,\"height\":1200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?p=614#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Melalui Optimalisasi Budidaya Padi di Lahan Pesisir dengan Metode SRI &#8220;Jejer Kalenan&#8221;\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/\",\"name\":\"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah\",\"url\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/WhatsApp_Image_2023-07-07_at_13.44.26__1_-removebg-preview-1-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/WhatsApp_Image_2023-07-07_at_13.44.26__1_-removebg-preview-1-1.png\",\"width\":449,\"height\":256,\"caption\":\"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/6294152fc0fc36c2a72ccbeefdee2ae2\",\"name\":\"puslitdesbangda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9769582fc105dd566e077f65e4e3563cc661bff0644b2f244755e6a694b7fde5?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9769582fc105dd566e077f65e4e3563cc661bff0644b2f244755e6a694b7fde5?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9769582fc105dd566e077f65e4e3563cc661bff0644b2f244755e6a694b7fde5?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"puslitdesbangda\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Melalui Optimalisasi Budidaya Padi di Lahan Pesisir dengan Metode SRI \"Jejer Kalenan\" - Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=614","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Melalui Optimalisasi Budidaya Padi di Lahan Pesisir dengan Metode SRI \"Jejer Kalenan\" - Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah","og_description":"Ketua : Dr. Ir. Minar Ferichani, MP Skim : Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi (PUPT) Tahun ke-2 Sumber Dana : DIKTI Lama Penelitian : 3 Tahun ABSTRAK Peningkatan ketahanan pangan padi melalui optimalisasi potensi sumberdaya di kawasan pesisir merupakan strategi yang menjunjung tinggi karakter Indonesia sebagai negara kepulauan. Potensi ekologis dan demografis di wilayah pesisir di antaranya adalah hinterland of mangrove forests. Melalui modifikasi metode System of Rice Intensification (SRI) menjadi SRI jejer kalenan merupakan program tahun I yang dilaksanakan di hinterland Hutan Mangrove Laguna Segara Anakan, Kabupaten Cilacap, Fokus utama penelitian di tahun I adalah adaptasi SRI jejer kalenan di lahan tadah hujan (rain-fed) dataran rendah di hinterland hutan mangrove dengan tambahan percobaan (trial) di lahan tergenang air asin sebagai persiapan program tahun II.\u00a0 Hasil metode SRI yang pernah dilakukan ketua peneliti di dataran rendah Kabupaten Bantul menunjukkan R\/C ratio sebesar 4,8; sementara metode konvensional sbesar 3,16.\u00a0 Pengembangan metode SRI dengan memperkenalkan inovasi berupa SRI jejer kalenan memiliki potensi untuk pengembangan penelitian lebih lanjut agar diperoleh hasil yang mantap dengan tujuan jangka panjang untuk mengoptimalisasi potensi lahan pesisir guna mendukung dan mencapai ketahanan dan keamanan pangan lokal dan juga nasional.\u00a0 Tujuan khusus penelitian terapan ini adalah meningkatkan ketahanan pangan lokal di hinterland hutan mangrove melalui budidaya padi dengan metode SRI jejer kalenan. Penelitian tahun II tidak hanya berfokus di lahan tadah hujan dataran rendah hinterland Hutan Mangrove Laguna Segara Anakan, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, namun juga berfokus di\u00a0 lahan tergenang pasang surut air asin dan lahan tadah hujan di lereng perbukitan Nusakambangan. Metode dasar dalam penelitian tahun II adalah action research yang berfungsi untuk melihat secara nyata efektifitas dan potensi penerapan suatu inovasi di lapangan. Penelitian melibatkan petani-petani lokal yang tergabung dalam Kelompok Tani Sidomuncul, Kelompok Tani Gragalan Mataram dan juga mitra pemberdaya dan industri dari Lembaga Joglo Minar Tani, Yogyakarta.\u00a0 Metode analisis menggunakan metode komparasi untuk melihat komparasi pengembangan metode SRI jejer kalenan dan konvensional (kontrol). Untuk mendukung kelancaran penelitian dan difusi jangka panjang dan lebih luas lagi pascaprogram, penelitian didukung beberapa kegiatan seperti pengadaan sarana pengairan, perbaikan agroekosistem, Sekolah Lapangan, Focus Group Discussion, dan uji laboratorium. Metode komparasi pada tahun II meliputi analisis ekonomi dan fisiologi tanaman padi (jumlah anakan dan jumlah biji padi per rumpun), sedangkan terkait dengan pengembangan metode SRI jejer kalenan, analisis juga meliputi analisis sosial yang meliputi pengetahuan, adopsi, dan motivasi. \u00a0Alat analisis yang digunakan meliputi regresi linier berganda, chi square, skala likert, dan uji proporsi. Analisis ekonomi meliputi pengukuran terhadap biaya, penerimaan, pendapatan, efisiensi produksi, dan R\/C rasio. Kata kunci: System of Rice Intensification, hinterland,\u00a0 R\/C rasio, adopsi, motivasi","og_url":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=614","og_site_name":"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah","article_published_time":"2016-11-16T04:09:39+00:00","og_image":[{"url":"http:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/whatsapp-image-2016-11-17-at-155218-300x225.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"puslitdesbangda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"puslitdesbangda","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=614#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=614"},"author":{"name":"puslitdesbangda","@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/#\/schema\/person\/6294152fc0fc36c2a72ccbeefdee2ae2"},"headline":"Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Melalui Optimalisasi Budidaya Padi di Lahan Pesisir dengan Metode SRI &#8220;Jejer Kalenan&#8221;","datePublished":"2016-11-16T04:09:39+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=614"},"wordCount":439,"publisher":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=614#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/whatsapp-image-2016-11-17-at-155218-300x225.jpg","articleSection":["Penelitian\/Pengabdian Masyarakat"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=614","url":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=614","name":"Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Melalui Optimalisasi Budidaya Padi di Lahan Pesisir dengan Metode SRI \"Jejer Kalenan\" - Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=614#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=614#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/whatsapp-image-2016-11-17-at-155218-300x225.jpg","datePublished":"2016-11-16T04:09:39+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=614#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=614"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=614#primaryimage","url":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/whatsapp-image-2016-11-17-at-155218.jpeg","contentUrl":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/whatsapp-image-2016-11-17-at-155218.jpeg","width":1600,"height":1200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?p=614#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Melalui Optimalisasi Budidaya Padi di Lahan Pesisir dengan Metode SRI &#8220;Jejer Kalenan&#8221;"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/#website","url":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/","name":"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/#organization","name":"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah","url":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp_Image_2023-07-07_at_13.44.26__1_-removebg-preview-1-1.png","contentUrl":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp_Image_2023-07-07_at_13.44.26__1_-removebg-preview-1-1.png","width":449,"height":256,"caption":"Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah"},"image":{"@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/#\/schema\/person\/6294152fc0fc36c2a72ccbeefdee2ae2","name":"puslitdesbangda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9769582fc105dd566e077f65e4e3563cc661bff0644b2f244755e6a694b7fde5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9769582fc105dd566e077f65e4e3563cc661bff0644b2f244755e6a694b7fde5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9769582fc105dd566e077f65e4e3563cc661bff0644b2f244755e6a694b7fde5?s=96&d=mm&r=g","caption":"puslitdesbangda"},"sameAs":["http:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id"],"url":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/?author=1"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/614","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=614"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/614\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=614"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=614"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/puslitdesbangda.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=614"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}