Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah

Loading

Puslitdesbangda LPPM UNS Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah melalui Koordinasi Program DP2KBP3A Kabupaten Kediri Tahun 2026

Puslitdesbangda LPPM UNS Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah melalui Koordinasi Program DP2KBP3A Kabupaten Kediri Tahun 2026

SURAKARTA, Jumat, 9 Oktober 2026 – Pusat Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Daerah (Puslitdesbangda) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Koordinasi Program Kegiatan DP2KBP3A Kabupaten Kediri Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk membangun kesamaan persepsi, menyelaraskan program, serta mengidentifikasi peluang kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.

Koordinasi melibatkan unsur Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kediri bersama Tim Puslitdesbangda LPPM UNS. Pembahasan diarahkan pada penguatan program yang berkaitan dengan pengendalian penduduk, pembangunan keluarga, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta berbagai isu pembangunan sosial yang menjadi prioritas daerah.

Ketua Puslitdesbangda LPPM UNS menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah memiliki posisi penting dalam memastikan kebijakan pembangunan tidak hanya berbasis pada target program, tetapi juga didukung oleh data, hasil penelitian, serta pemetaan kebutuhan masyarakat. “Puslitdesbangda LPPM UNS berkomitmen menjadi mitra pemerintah daerah dalam menghadirkan pendekatan pembangunan yang berbasis evidence. Perguruan tinggi memiliki sumber daya akademik dan riset yang dapat dioptimalkan untuk membantu pemerintah daerah memahami persoalan secara lebih komprehensif dan merumuskan alternatif kebijakan yang lebih tepat sasaran,” ujar Dr. Muhammad Hendri Nuryadi.

Melalui koordinasi tersebut, Puslitdesbangda LPPM UNS juga mendorong agar hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah tidak berhenti pada kegiatan koordinasi, tetapi berkembang menjadi kolaborasi berkelanjutan dalam bentuk penelitian, pendampingan, evaluasi program, pengembangan inovasi, serta penguatan kapasitas aparatur dan masyarakat. Pendekatan kolaboratif tersebut sejalan dengan peran Puslitdesbangda LPPM UNS dalam menjembatani pengetahuan akademik dengan kebutuhan pembangunan di tingkat daerah. Dengan dukungan kajian berbasis data dan pengalaman lapangan, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas perencanaan, implementasi, dan evaluasi pembangunan daerah.

Koordinasi Program Kegiatan DP2KBP3A Kabupaten Kediri Tahun 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antarpemangku kepentingan. Identifikasi permasalahan, kebutuhan program, serta peluang pengembangan kegiatan dapat menjadi dasar bagi penyusunan agenda kerja yang lebih terarah dan responsif terhadap dinamika masyarakat.

Bagi Puslitdesbangda LPPM UNS, keterlibatan dalam agenda pembangunan daerah merupakan bagian dari upaya menghadirkan perguruan tinggi yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah. Sinergi tersebut sekaligus memperkuat posisi UNS sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga berkontribusi dalam penyelesaian persoalan pembangunan secara nyata.

Ke depan, Puslitdesbangda LPPM UNS berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Kediri, dalam mengembangkan program pembangunan yang berbasis data, inovatif, partisipatif, dan berorientasi pada dampak. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, pembangunan diharapkan tidak hanya menghasilkan capaian administratif, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *