LPPM UNS Gelar Diseminasi Naskah Akademik Penguatan Implementasi Pendidikan Inklusif Berbasis Kapasitas Kelembagaan Sekolah di Jawa Tengah


SURAKARTA — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Naskah Akademik bertajuk “Penguatan Implementasi Pendidikan Inklusif Berbasis Kapasitas Kelembagaan Sekolah di Provinsi Jawa Tengah” pada Senin, 21 September 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan penyelenggaraan pendidikan inklusif melalui peningkatan kapasitas kelembagaan sekolah. Pendidikan inklusif merupakan pendekatan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan yang adil, setara, dan sesuai dengan kebutuhan serta potensi masing-masing, termasuk peserta didik penyandang disabilitas dan mereka yang membutuhkan dukungan pembelajaran khusus.
Diseminasi naskah akademik ini diharapkan dapat menjadi ruang penyampaian hasil kajian sekaligus pertukaran gagasan mengenai strategi penguatan pendidikan inklusif di Provinsi Jawa Tengah. Melalui kegiatan tersebut, berbagai rekomendasi yang dirumuskan dalam naskah akademik diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemangku kepentingan dalam mengembangkan kebijakan dan praktik pendidikan yang lebih inklusif.
Penguatan kapasitas kelembagaan sekolah menjadi salah satu aspek penting dalam mewujudkan pendidikan inklusif yang berkelanjutan. Hal ini mencakup kesiapan kebijakan dan tata kelola sekolah, peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, ketersediaan sarana dan prasarana yang aksesibel, serta pengembangan lingkungan belajar yang aman dan mendukung keberagaman peserta didik.
Melalui kajian akademik tersebut, pengembangan pendidikan inklusif diharapkan tidak hanya berfokus pada penerimaan peserta didik dengan kebutuhan yang beragam, tetapi juga pada kesiapan sekolah dalam menyediakan layanan pembelajaran yang responsif dan berkualitas. Dukungan lintas sektor serta kolaborasi antara pemerintah, satuan pendidikan, perguruan tinggi, dan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam memperkuat implementasinya.
LPPM UNS melalui kegiatan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan terus berupaya mendorong pemanfaatan hasil kajian akademik sebagai salah satu landasan dalam mendukung penyusunan kebijakan dan penyelesaian persoalan pembangunan. Dalam konteks pendidikan inklusif, hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan kebijakan dan praktik penyelenggaraan pendidikan yang lebih adil, aksesibel, dan berkelanjutan di Provinsi Jawa Tengah.
Dengan diselenggarakannya diseminasi naskah akademik ini, rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi referensi bagi para pemangku kepentingan dalam merumuskan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan sekolah dan mewujudkan pendidikan inklusif yang berkualitas bagi seluruh peserta didik.









